NEWS : Pekan Lalu: 8 Tersangka SIM Swapping hingga Backdoor Huawei

Pekan Lalu: 8 Tersangka SIM Swapping hingga Backdoor Huawei

Pekan Lalu: 8 Tersangka SIM Swapping hingga Backdoor Huawei
Ilustrasi Huawei | Foto: The Verge/Alex Castro
Andi Nugroho Senin, 10 Februari 2020 - 07:36 WIB

Jakarta, Cyberthreat.id – Selama sepekan lalu berita tentang kasus penipuan pengambilalihan kartu seluler (SIM swapping) dengan korban wartawan senior Ilham Bintang masih diminati banyak pembaca. Delapan tersangka akhirnya dicokok polisi.

Sementara, isu perlindungan data pribadi juga banyak peminatnya. Sayangnya, draf baru RUU Perlindungan Data Pribadi belum memasukkan data cookies. Padahal data cookies ini juga diperjualbelikan platform ke pengiklan.

Huawei adalah newsmaker! Huawei selalu menjadi berita terpopuler di Cyberthreat.id. Apalagi isu kali ini menyebutkan adanya pintu belakang (backdoor) di perangkat Huawei. Dan, peneliti Rusia mengungkapkan hal itu pada chip HiSilicon.

Berikut sejumlah berita yang masih bisa Anda nikmati pagi ini:

Admin Dark Web Terancam 20 Tahun Penjara

Meskipun telah ditutup oleh aparat berwenang dan pendirinya ditemukan bunuh diri di penjara, cerita tentang situs pasar gelap Alphabay belum usai. Kini, giliran seorang admin web itu terancam hukuman 20 tahun penjara.

Bos Telegram Ungkap Bahaya Pakai WhatsApp

Pendiri dan CEO aplikasi perpesanan Telegram Pavel Durov menyebut aplikasi WhatsApp tidak seaman yang diklaim perusahaan milik Facebook itu. Durov menyebut ada tiga penyebabnya. Apa itu klik judul untuk mengecek selengkapnya!

54 Hoaks Virus Corona Temuan Kominfo

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) menemukan 54 unggahan di media sosial yang menyebarkan isu hoaks dan disinformasi terkait dengan virus corona. Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate mengimbau kepada masyarakat agar informasi yang diterima terkait virus corona lebih dulu dicermati.

Yahoo Siapkan Ganti Rugi Rp 1,6 Triliun

Di tengah pamornya yang memudar, perusahaan internet multinasional Yahoo sedang berkutat dengan tuntutan hukum. Tuntutan class action ini terkait gelombang peretasan email milik pengguna. Tak tanggung-tanggung, diperkirakan lebih dari 3 miliar akun dibobol peretas dalam serangkaian aksi peretasan sejak 2013 hingga 2016.

NATO: Opsi Militer Jika Terjadi Serangan Cyber

Seorang petinggi militer Jerman mengatakan NATO mempertimbangkan opsi serangan secara fisik sebagai akibat dari serangan cyber seperti Ransomware atau serangan yang melumpuhkan sistem dan infrastruktur kritis. Ini adalah bentuk perang 4.0 highly convergence dimana cyber attack dikombinasikan dengan serangan fisik.

8 Tersangka Kasus Penipuan SIM Swapping Milik Ilham Bintang

Polda Metro Jaya menangkap delapan tersangka sindikat penipuan pengambilalihan kartu seluler (SIM swapping) dengan korban wartawan senior juga pengusaha media Ilham Bintang.

Cek beritanya:

Pakar: Data CookiesTermasuk Data Pribadi

Ketika seorang pengguna menggunakan akun Gmail, secara default pengembang Gmail akan melakukan tracking pergerakan kepada pengguna itu. Banyak pengguna internet yang tidak paham soal ini. Untuk itu, Advisor Indonesia Digital Economy Empowerment Community, Mochamad James Falahuddindata, menyarankan agar data yang dihasilkan secara online itu harus diatur secara tegas dalam RUU Perlindungan Data Pribadi (PDP0. Karena, sejumlah perusahaan besar itu melibatkan data tersebut untuk dijual ke suatu perusahaan seperti perusahaan pengiklan.

Bahaya! 24 Aplikasi Buatan BUMN China Ini

Laporan terbaru dari VPNPro  (dirilis pada 3 Februari lalu) menemukan ada 24 aplikasi buatan badan usaha milik negara China yang disusupi malware berbahaya untuk mencuri data dan membombardir perangkat dengan iklan. Aplikasi berbahaya ini  berjalan di platform Android. Cek selengkapnya klik pada judul ya!

Saudi Aramco Akui Jadi Target Serangan Siber

Saudi Aramco, perusahaan minyak nasional Arab Saudi, menyatakan, telah terjadi peningkatan serangan siber yang menargetkan perusahaan selama kuartal keempat 2019.

Awas! Email Phishing Sebarkan Trojan Metamorfo

Perusahaan keamanan siber FortiGuard Labs, bagian dari Fortinet, mendeteksi adanya kampanye serangan email phishing yang menyebarkan Metamorfo. “Metamorfo adalah keluarga malware yang menargetkan pelanggan lembaga keuangan online...kali ini mereka menargetkan pelanggan dari lebih banyak lembaga keuangan di berbagai negara,” kata peneliti FortiGuard Labs, Xiaopeng Zhango, seperti dikutip dari ThreatPost, Kamis (6 Februari 2020).

Enkripsi Facebook dan Perlindungan Anak

Organisasi perlindungan anak menilai keputusan Facebook untuk mengenkripsi pesan dengan kuat akan memberikan tempat bagi pelanggar dan penjahat untuk bersembunyi. Facebook, disebut sedang 'bergerak menuju kemajuan' dengan berencana untuk mengimplementasikan tindakan (enkripsi) itu di fitur perpesanan miliknya yaitu Facebook Messenger dan Instagram Direct.

Facebook Paling Banyak Digunakan untuk Phishing

Laporan terbaru Check Point Research selama kuarter keempat (Q4) tahun 2019 pada kategori merek yang digunakan untuk Phishing menempatkan raksasa digital Facebook di peringkat teratas. Peneliti Check Point juga menyoroti Yahoo sebagai merek yang paling ditiru untuk Phishing berbasis email dan Spotify sebagai yang paling ditiru untuk upaya phishing berbasis web.

Bos Tesla Elon Musk Ejek WhatsApp

Bos Tesla dan SpaceX, Elon Musk, mengejek celah keamanan pada aplikasi WhatsApp lewat sebuah gambar meme yang diunggah di Twitter. Gambar itu memperlihatkan lengan robot yang diibaratkan milik Apple, Google, Microsoft, Samsung dan WhatsApp. Namun, berbeda dengan yang lain, khusus lengan WhatsApp tampak terkulai.

Bug JavaScript di WhatsApp Desktop, Ini Cara Kerjanya

Seorang peneliti cybersecurity dari PerimeterX melaporkan kerentanan WhatsApp versi desktop yang cukup menghebohkan. WhatsApp, yang memiliki 1,5 miliar pengguna aktif bulanan, ditemukan memiliki kerentanan JavaScript di platform desktop yang memungkinkan penjahat siber menyusup ke dalam sistem dengan muatan malware.

Geng Malware CamuBot Beraksi dengan Trik Baru

Dalam pengamatan peneliti antara Agustus-September 2019 dan Oktober-November 2020, geng CamuBot cenderung beraksi di Brasil dengan target lembaga perbankan, sebagai ciri khas mereka. Serangan terbaru kali ini, mereka menargetkan lebih presonal dan ditujukan pada pengguna aplikasi mobile banking. Namun, kata peneliti, serangan geng tersebut masih berlanjut hingga awal 2020. Mereka cenderung mempertahankan taktik, teknik, dan prosedur (TTP) yang tidak menarik perhatian penegak hukum setempat, kata peneliti IBM X-Force Chen Nahman dan Limor Kessem.

Backdoor di Chip HiSilicon Milik Huawei

Seorang peneliti cybersecurity Rusia membocorkan rincian tentang mekanisme backdoor untuk perangkat yang mengandung chip HiSilicon. Chip ini diproduksi perusahaan semikonduktor fabless China yang berbasis di Shenzhen, Guangdong, dan sepenuhnya dimiliki oleh raksasa teknologi Huawei.

9 Film Netflix Dihapus, Terbanyak dari Singapura

Netflix, perusahaan video streaming Amerika Serikat, menyatakan, menghapus sembilan film di platform globalnya sejak beroperasi 23 tahun lalu. Mayoritas desakan penghapusan itu, lima di antaranya dari pemerintah Singapura. Terbaru, Singapura mendesak”The Last Hangover” diturunkan dari platform awal tahun ini. “The Last Hangover” adalah serial televisi komedi Brasil tentang Perjamuan Terakhir Yesus yang dirilis di Netflix sejak 21 Desember 2018.[]


Standardisasi dan Validasi Teknologi