Agar Akun Instagram Tak Mudah Diretas Hacker

Ilustrasi | Foto: freepik.com

Cyberthreat.id – Instagram menjadi platform media sosial yang begitu populer beberapa tahun terakhir. Jejaring sosial berbagi foto dan video milik Facebook ini cenderung diminati para selebritas dan figur publik untuk eksistensi diri hingga bisnis.

Mereka yang seringkali disebut dengan selebgram (influencer) memiliki pengikut ribuan hingga jutaan pengguna. Namun, tak jarang mereka juga menjadi sasaran peretas.

Selebgram tak melulu berangkat dari kehidupa, ada pula dari mereka yang berawal dari kepopuleran menciptakan konten-konten kreatif, mulai tips make-up, catatan perjalanan hingga ulasan kuliner. Bagi mereka yang memanfaatkan media sosial untuk berbisnis, sekali saja terkena peretasan, itu adalah bencana. Sebab mereka harus memulai kembali dari nol untuk memasarkan ide atau produknya.


Berita Terkait:


Nah, berikut ini beberapa langkah. seperti dikutip dari TechWeez, Rabu (1 Januari 2020), untuk meningkatkan keaman akun Instagram dan menjauhkannya dari para peretas:

Gunakan kata sandi yang kuat

Pertama-tama, buka “Pengaturan” (Settings) di aplikasi Instagram (Anda bisa klik di sini). Buatlah kata sandi yang paling kuat: mudah diingat tapi sulit ditebak. Bisa membuat kata sandi dengan kombinasi angka, huruf (bisa pilih huruf kapital atau huruf kecil), dan simbol.

Untuk mencoba membuat kata sandi yang kuat beberapa situs gratis di internet menyediakan generator kata sandi acak seperti strongpasswordgenerator.com dan passwordgenerator.net.

Aplikasi pengelola kata sandi (password manager) bisa pula Anda pilih. Misalnya, aplikasi LastPass atau Dashlane bisa menjadi dipilih untuk mengelola kata sandi untuk beberapa akun media sosial.

Perambang web seperti Chrome juga menangani pengelolaan kata sandi, bahkan memiliki pemeriksa kata sandi: apakah kata sandi tersebut dikompromikan atau tidak.


Berita Terkait:


Cara lain adalah melalui metode Passphrase /Diceware. Metode ini menyarankan untuk memilih 6 atau lebih kata-kata acak dan menggabungkannya untuk membuat kata sandi yang kemudian menjadi kata sandi Anda.

Gunakan autentikasi dua faktor (two-factor authentication/2FA)

  • SMS

Instagram menawarkan fitur 2FA melalui pesan pendek (SMS). di mana cukup menambahkan nomor ponsel sehingga ketika ingin masuk ke akun Instagram, kode token akan dikirimkan ke ponsel pengguna untuk verifikasi.

Cara mengaktifkan fitur ini: masuk ke halaman “Pengaturan”, gulirlah ke “Privasi dan Keamanan” dan pilihlah “Autentikasi Dua Faktor”. Namun, fitur 2FA menggunakan SMS ini bukan yang paling aman karena ancaman serangan SIM swap, lebih baik pilih nomor ponsel khusus yang jarang dipakai untuk publik.

  • Aplikasi

Selain berbasis SMS, fitur 2FA bisa menggunakan aplikasi. Ada banyak aplikai autentikator yang bisa Anda pilih. Aplikasi-aplikasi ini tersedia gratis, ada pula berbayar, di Google Play Store dan App Store. Baca selengkapnya di sini: [5 Aplikasi Autentikator untuk Amankan Akun Anda]

Cara aktifkan fitur ini sama dengan langkah sebelumnya yang berbasis SMS, tapi kini Anda tinggal pilih di bagian “Aplikasi Autentikasi”. Instagram akan secara otomatis menemukan aplikasi dan mengirimkan kode untuk masuk ke aplikasi.  

Tinjau aplikasi yang terhubung ke akun Instagram

Pastikan untuk meninjau aplikasi yang masuk menggunakan akun Instagram Anda. Jika, beberapa aplikasi atau layanan sudah tidak digunakan maka copot aksesnya. Caranya, buka Profil Instagram lalu ke “Pengaturan”>”Aplikasi dan Situs Web”selanjutnya Anda tinggal pilih mana akses yang akan dicopot

Gunakan proses pemulihan akun baru

Langkah ini dapat dilakukan ketika tidak dapat mengakses akun Instagram karena kata sandi telah diubah. Hanya dengan mengklik tombol “my login info isn’t working” (info masuk saya tidak berfungsi) yang akan meminta pengguna untuk memasukkan alamat e-mail atau nomor telepon yang tertaut ke akun pengguna. Instagram akan mengirim kode enam digit untuk mendapatkan akses masuk kembali.


Berita Terkait:


Hindari e-mail phishing

Instagram memiliki tab “emails from Instagram” (email dari Instagram) yang memudahkan pengguna untuk memeriksa apakah email yang mengaku berasal dari Instagram asli. Pengguna dapat menemukan fitur ini di sini. Tab ini menampilkan surel yang dikirim Instagram kepada pengguna dalam 14 hari terakhir terkait keamanan akun dan lokasi dari mana pengguna masuk.

Fitur privasi Lainnya

Menggunakan fitur ini untuk menjadikan akun Anda hanya dapat berbagi foto dengan sekelompok orang tertentu yaitu mode pribadi. Mengaktifkan fitur ini akan menyembunyikan berbagai postingan dari orang lain sehingga hanya orang tertentu saja yang akan mengetahui aktivitas Anda.  Fitur ini bakal menyulitkan peretas untuk mengambil alih akun Instagram Anda. Cara aktifkan bisa klik di sini.

Redaktur: Andi Nugroho