Tak Hanya Politik, Dunia Iklan Online Pun Dicemari Disinformasi

Ilustrasi | Foto: freepik.com

Cyberthreat.id – Munculnya disinformasi atau berita palsu telah memiliki dampak yang sangat besar bagi kepercayaan media dan politik.

Tak hanya itu, dalam dunia iklan komersial juga ada klaim palsu dan cerita yang dipromosikan atau konten yang dimanipulasi, yang dapat muncul di media sosial dan umpan berita. Sementara, beberapa situs web “menyebarkan informasi palsu yang didukung iklan.”

Demikian kata Wakil Direktur Kebijakan dan Peraturan Asosiasi Periklanan Inggris, Konrad Shek, dalam Konferensi Forum Westminster, seperti dikutip dari Infosecurity Magazine, Jumat (27 November 2020).

Ia menjelaskan bahwa ada penipu online yang menggunakan taktik untuk mempromosikan iklan dengan lebih baik, termasuk menambahkan klik untuk kesalahan atribusi, yang dapat mengalihkan uang pengiklan ke penipu.

"Saya tidak akan mengatakan bahwa membatasi iklan adalah solusi, karena Anda harus memikirkan konsekuensi dari suatu pendekatan dan dampaknya pada internet gratis," katanya.

"Keuntungan ekonomi adalah faktor penting mengapa disinformasi ada karena iklan memainkan peran inti di dalamnya, tetapi kita perlu menyadari bahwa ada faktor lain yang berperan."

Dia mengklaim bahwa solusi mencegah hoaks dalam iklan daring membutuhkan pendekatan multi-disiplin yang holistik dan tepat.

Terkait iklan politik, misalnya, para politisi dan partai politik harus bersatu untuk mencari solusi  agar tidak menambah ketidakepercayaan orang pada semua iklan online.

“Kita perlu berinvestasi lebih banyak dalam literasi digital untuk membantu orang menginokulasi diri mereka sendiri dari penipuan dan informasi yang salah,” katanya yang menyarankan publik harus memiliki pandangan kritis ketika melihat iklan di media sosial.

Selain itu, kata dia, perlunya penggunaan standar dan teknologi untuk memerangi iklan penipuan di internet.[]

--------------------------

Ikuti Honeynet Project Workshop - Peran Honeynet pada Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang akan digelar pada
Rabu 20 Januari 2021 pukul 09.30 -12.00 WITA.

--------------------------