NEWS : Bug Teks Berbahasa Sindhi Bikin iOS Terkunci dan iPhone Crash

Bug Teks Berbahasa Sindhi Bikin iOS Terkunci dan iPhone Crash

Bug Teks Berbahasa Sindhi Bikin iOS Terkunci dan iPhone Crash
Ilustrasi: Bahasa Sindhi
Tenri Gobel Rabu, 29 April 2020 - 05:49 WIB

Cyberthreat.id - Teks yang mengandung karakter dalam bahasa Sindhi, Pakistan, dapat membuat perangkat iOS terkunci dan iPhone menjadi crash atau tidak dapat bekerja sebagaimana mestinya. Bug teks ini mempengaruhi iPhone, iPad, Mac, dan Apple Watches. Bug ini muncul dari macOS dan iOS yang gagal merender simbol Unicode yang digunakan saat menulis dalam bahasa koding.

Menurut peneliti Graham Cluley dari Bitdefender, karena simbol membingungkan sistem operasi, maka perangkat secara spontan crash ketika muncul di jendela tampilan.

"Masalah yang paling menjengkelkan adalah ketika perangkat Anda mencoba menampilkan pemberitahuan pesan. Jika Anda telah mengkonfigurasi iPhone Anda, misalnya, untuk menampilkan pemberitahuan pesan baru yang mencakup pratinjau pesan, maka iOS gagal me-render karakter dengan benar dan mengalami kerusakan dengan hasil yang tidak dapat diprediksi.” tulis Graham Cluley di situs Bitdefender, Jumat (24 April 2020).

Hanya dengan melihat pemberitahuan pesan yang berisi pratinjau pesan karakter bahasa Sindhi ini akan merusak sistem. Melihat pesan di dalam aplikasi pun juga mengarahkan ke hasil yang sama, seperti halnya membaca teks karakter itu di media sosial.

Editor ThreatPost mengkonfirmasi telah melihat tweet yang berisi karakter bahasa Sindhi yang bisa mematikan iPhone. Menurut Graham, dengan me-reboot perangkat sepenuhnya memperbaiki masalah - sampai pesan jebakan lainnya muncul.

Graham mengatakan beberapa laporan awal serangan berhasil dengan menggunakan karakter Sindhi bersama dengan emoji bendera Italia. Namun, ada juga yang mengklaim bendera Italia tidak diperlukan dalam pesan agar perangkat jadi mogok. 

Pengguna Twitter di akun @EverythingApplePro membagikan sebuah video. Akun itu membuktikan bug teks iOS dengan mengirim pesan teks yang berbahasa Sindhi tanpa bendera Italia dan memperlihatkan iPhone-nya crash akibat pesan teks tersebut.

Sementara itu, pengguna Android mencatat ini sebagai kemenangan dalam perang perangkat seluler karena OS Google tidak terpengaruh oleh teks berkarakter bahasa Sindhi ini. Dalam dua tahun terakhir tidak ada gangguan dalam pesan teks iOS yang menyebabkan iPhone crash di seluruh dunia. Sebelumnya bug serupa terkait teks ini terjadi pada 2018 yang membuat perangkat Apple macet atau crash ketika berusaha menampilkan surat dari bahasa India selatan (Telugu).

Kemudian ada lagi yang disebut bug chaiOS. Bug ini memungkinkan untuk membuat crash kepada iOS dan macOS dengan satu pesan teks yang berisi berisi hyperlink ke kode berbahaya yang di-hosting di GitHub.

Apple telah berjuang dengan bug teks iOS aneh selama bertahun-tahun. Pada 2015 serangkaian kecil teks menonaktifkan iMessage. Tahun 2013, ditemukan Mac dan iPhone dapat "terhempas" oleh serangkaian karakter Arab. 

Di semua kasus tersebut Apple mendorong perbaikan OS-nya untuk menangani simbol Unicode dengan lebih baik. Oleh karena itu, dipastikan versi beta terbaru iOS sudah memasukkan perbaikan untuk masalah ini, pengguna tinggal menunggu kapan versi terbaru dirilis. 

Perkataan Graham sejalan dengan laporan dari 9to5Mac yang mengatakan beta 13.4.5 terbaru akan hadir untuk memperbaiki masalah ini. Apple telah mengetahui masalahnya, tetapi jika Anda khawatir atau berpikir mungkin jadi sasaran oleh pembuat kejahatan yang memanfaatkan bug ini, Graham menyarankan untuk segera menonaktifkan pratinjau pesan di iPhone pengguna.[]

Redaktur: Arif Rahman

#Apple   #IOS   #unicode   #koding   #crash   #reboot

Standardisasi dan Validasi Teknologi