Diciduk Israel,Hacker Rusia Penyedia Data Bank Diadili di AS
Cyberthreat.id - Seorang warga negara Rusia yang mengoperasikan situs pasar gelap tempat para penjahat siber membeli dan menjual rincian data kartu perbankan hasil curian menjalani persidangan di Amerika Serikat. Karena aksinya itu, pria bernama Aleksei Burkov itu disangka telah menimbulkan kerugian sebesar US$ 20 juta atau setara Rp271,6 miliar.
Dilansir dari ZDnet.com, Jumat, (24 Januari 2020) dalam persidangan di negara bagian Virginia, Burkov mengakui bersalah atas tuduhan yang dialamatkan kepadanya berupa peretasan sistem komputer, pencurian identitas, penipuan lewat internet dan akses perangkat tidah sah, juga pencucian uang.
Berusia 29 tahun, Burkov sebelumnya mengoperasikan Cardplanet, sebuah situs web yang memfasilitasi penjualan data kartu pembayaran --termmasuk kartu debit dan kredit --terutama yang dicuri dari komputer yang disusupi.
Jaksa AS mengatakan sebagian besar informasi yang dicuri terkait dengan warga Amerika. Basis data yang dijarah dari akun korban kemudian diperdagangkan di Cardplanet.
Cardplanet bukan satu-satunya situs web yang melibatkan Burkov. Hakim Distrik AS T.S.Ellis mengatakan Burkov juga mengoperasikan layanan forum khusus penjahat siber "elit" yang ditawarkan untuk bergabung lewat undangan khusus. Di sana, mereka melakukan jual beli informasi yang lebih berharga termasuk identitas pribadi, alat peretasan (hacking tools) dan layanan pencucian uang.
Untuk bergabung ke forum elit itu, calon anggota harus mendapat rekomendasi dari tiga anggota lain. Selain itu, mereka harus menyetor US$ 5000 sebagai jaminan.
"Langkah-langkah ini dirancang untuk menjaga keamanan mereka dari penegak hukum dan memastikan bahwa anggota forum menghormati setiap kesepakatan yang dibuat saat melakukan transaksi di forum," kata jaksa penuntut.
Burkov ditangkap di bandara Ben-Gurion, Israel, pada Desember 2015. Pada 11 November 2019, ia diekstradisi dari Israel ke Amerika Serikat meskipun diprotes Rusia.
Terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara, vonis untuk Burkov dijadwalkan dibacakan pada 8 Mei 2020 mendatang.[]