NEWS : RoomMe, Aplikasi Virtual Kos-Kosan

RoomMe, Aplikasi Virtual Kos-Kosan

RoomMe, Aplikasi Virtual Kos-Kosan
CEO RoomMe, Glen Ramersan | Foto : Cyberthreat.id/Eman Sulaeman
Eman Sulaeman Selasa, 08 Oktober 2019 - 18:30 WIB

Jakarta, Cyberthreat.id- RoomMe, startup operator kos virtual pertama di Indonesia, hadir dalam bentuk aplikasi untuk memfasilitasi pemilik kos dan penyewa kos di Indonesia.

Startup ini mengelola ratusan gedung kos di Jabodetabek dan akan terus berekspansi ke kota-kota besar lainnya di Indonesia. Saat ini, RoomMe telah mengelola ratusan gedung kos-kosan di wilayah Jabodetabek. Tahun depan, targetnya akan mengelola ribuan kos-kosan di kota-kota besar lainnya di Indonesia.

“Kita ini operator virtual yang menyiapkan solusi penyewaan kos pertama di Indonesia. Kalau RnB, mereka itu hanya jual listing. Mereka tidak membantu sisi pemiliki kos untuk me-manage rumah kos tersebut. Ada orang yang punya rumah kos bisa kasih ke RoomMe. Nanti RoomMe yang me-manage.  Kita yang meng-operate,” kata CEO RoomMe, Glen Ramersan ketika ditemui dalam acara Tech in Asia di JCC Senayan, Jakarta, Selasa, (8 Oktober 2019).

Menurut Glen, pihaknya tertarik untuk mengadirkan aplikasi pengelolaan virtual kos-kosan ini, karena selama ini, dia melihat, banyak kekurangan yang terjadi antara pemiliki dan penyewa kos. Misalnya, setiap complain ataupun feedback dari penyewa kos, sering tidak sampai ke pemilik kos.

“Jadi kita akan mengurus semuanya. Mulai dari kelayakan kos yang kita audit, kemudan kenyamanan dan kemanan penyewa itu kita pastikan. Pemilik kos tinggal menerima fix income saja,” jelas Glen.

Menurut Glen, skema penyewaan antara pemiliki kos dan RoomMe, yaitu fix income. Artinya, pemiliki kos hanya menerima hasil kesepakatan harga sewa setiap bulan. Sedangkan, RoomMe, akan mengambil keuntungan kelebihan dari fix income tersebut.

“Kan kita juga menyiapkan segala fasilitas yang dibutuhkan dalam kos tersebut, misalnya, fasilitas laundry, air panas, dan sebagainya. Itu yang kita sediakan, jika tidak disediakan oleh pemilik kos. Nah, kelebihan itu yang kita dapat. Misalnya, pemilik kos fix income Rp 1 juta per bulan. Kalau lebih dari itu, karena berbagai fasilitas yang kita sediakan, itu akan jadi milik RommMe,” ungkap Glen.

Glen melanjutkan, saat ini, aplikasi RoomMe bar tersedia di website dan aplikasi pada OS android. Dalam waktu dekat akan diluncurkan juga di iOS.

“Di aplikasi tersebut, pengguna bisa mencari dan mendapatkan informasi rumah kos dengan cepat, termasuk melakukan pembayaran dengan metode yang beragam. Selain itu, pengguna juga bisa melakukan interaksi dalam komunitas. Sehingga, tercipta ekosistem rumah tinggal yang modern dan harmoni,” tegas Glen.


Standardisasi dan Validasi Teknologi