LITERASI : Delapan Tips Keamanan dari BSSN di Harbolnas

Delapan Tips Keamanan dari BSSN di Harbolnas

Delapan Tips Keamanan dari BSSN di Harbolnas
Ilustrasi : Faisal Hafis
Arif Rahman Senin, 09 September 2019 - 21:36 WIB

Jakarta, Cyberthreat.id - Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) tahun 2019 masih sekitar dua bulan lagi, tapi gaungnya sudah disuarakan berbagai pihak mulai dari Unicorn, startup hingga Pemerintah.

Harbolnas yang jatuh setiap tanggal 12 Desember bertujuan mendorong dan mengedukasi masyarakat mengenai kemudahan berbelanja online. Bahwa di era digital kehidupan semakin mudah sekaligus meningkatkan inklusi ekonomi.

Sebagai gambaran, Harbolnas 2018 yang berlangsung 12 Desember mencatatkan nilai transaksi sebesar Rp 6,8 triliun hanya dalam beberapa jam. Jumlah itu akan terus meningkat seiring dengan pertumbuhan infrastruktur digital, meluasnya penetrasi internet, bertambahnya pengguna smartphone hingga membesarnya ekosistem digital.

Survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) tahun 2018 menyatakan jumlah pengguna internet di Tanah Air sudah lebih dari 171 juta. Tahun 2019 jumlahnya akan bertambah sehingga pasti akan berdampak terhadap Harbolnas.

Semua orang tentu bicara euforia dan kemudahan berbelanja pada Harbolnas, tapi sangat sedikit yang berbicara tentang keamanan, kenyamanan hingga ketahanan dalam melakukan transaksi online.

Euforia Harbolnas senantiasa diikuti ancaman seperti penipuan, kejahatan online, pencucian uang hingga ancaman serangan siber seperti phising, malware/ransomware, celah keamanan (bug/vulnerabilities), social engineering, serangan DDoS, web defacement, SQL Injection hingga pencurian data (data breach).

Berikut delapan tips Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) dalam menghadapi Harbolnas:

1. Jangan gunakan WiFi publik ketika bertransaksi online.

2. Jangan sembarangan klik link promo yang dikirim via email atau SMS. Kunjungi situs resmi toko online!

3. Pastikan alamat situs benar dan terpercaya. Disarankan melakukan transaksi pada situs yang menggunakan HTTPS.

4. Pastikan menggunakan sistem pembayaran yang aman.

5. Gunakan password yang acak dan panjang untuk semua akun pada toko online.

6. Hindari password yang sama untuk setiap akun.

7. Jangan pernah membagikan atau memberitahukan password kepada pihak lain.

8. Jika ada, hidupkan notifikasi lewat email dan SMS untuk mengetahui semua aktivitas online yang menggunakan akun anda.


Standardisasi dan Validasi Teknologi