LITERASI : Yuk, Ubah Ponsel Lawasmu Jadi Kamera CCTV!

Yuk, Ubah Ponsel Lawasmu Jadi Kamera CCTV!

Yuk, Ubah Ponsel Lawasmu Jadi Kamera CCTV!
Ilustrasi | Foto: lifewire.com
Andi Nugroho Minggu, 11 Agustus 2019 - 19:00 WIB

Cyberthreat.id – Jika kamu memiliki beberapa ponsel lama dan masih menyala, daripada tidak terpaka lebih kamu berdayakan dengan baik di rumah.

Kamu bisa mengubah ponselmu menjadi kamera pengawas (CCTV) atau pemutar musik yang terkoneksi ke speaker Bluetooth. Berikut ini cara membuat ponsel Android atau iPhone-mu yang bisa dipakai untuk kamera CCTV, seperti dikutip dari CNET, yang diakses, Mingg (11 Agustus 2019).

Langkah 1: instal aplikasi kamera keamanan di ponsel

Untuk memulai, pilihlah aplikasi kamera keamanan untuk ponsel. Sebagian besar aplikasi menawarkan banyak fitur yang sama, seperti streaming lokal, streaming cloud, merekam dan menyimpan rekaman secara lokal atau jarak jauh, serta deteksi dan peringatan gerakan.

Kamu dapat memonitor ruang aktivitas dan mengontrol kamera keamanan dari mana saja, langsung dari ponsel baru.

Salah satu opsi terbaik yaitu Alfred yang bisa diinstal di Android atau iPhone.

Untuk membuka kunci fitur tambahan, seperti melihat dan merekam dengan resolusi lebih tinggi, kemampuan zoom, penghapusan iklan, dan penyimpanan cloud 30 hari, kamu dapat meningkatkan ke Alfred Premium.

Caranya:

  • Unduh Alfred di ponsel lama dan baru atau tablet apa pun yang ingin dipakai.
  • Di ponsel baru, geser melalui pengantar dan ketuk “Start”. Pilih “Viewer” dan ketuk “Next”.
  • Setelah masuk, klik “Sign in with Google” dan masuk dengan kredensial akun Google kamu.\
  • Di ponsel lama, ulangi langkah yang sama, tetapi alih-alih memilih “Viewer”, tapi pilih “Camera”. Dan, pastikan untuk masuk ke akun Google yang sama.
  • Di iOS, kamu hanya dapat mengaktifkan deteksi gerakan, memilih antara kamera depan dan belakang dan mengaktifkan atau menonaktifkan audio. Jika kamu menggunakan perangkat Android, kamu memiliki opsi-opsi itu dan juga dapat mengaktifkan fokus terus-menerus, minta Alfred membuka kembali secara otomatis jika telepon melakukan boot ulang, menetapkan resolusi, dan mengaktifkan kunci kode sandi.
  • Kamu dapat mengubah beberapa pengaturan, seperti mengaktifkan notifikasi on atau off, mengatur kamera atau nama pengawas, memberi orang lain akses ke umpan video kamu, melepas kamera, mengatur sensitivitas deteksi gerakan dan lain-lain.
  • Selain Alfred, kamu juga dapat memakai seperti Salient Eye and Presence atau IP Webcam –hanya untuk Android yang terpopuler.

Langkah 2: Pilih tempat untuk memposisikan kamera

Setelah aliran dan pengoperasian berjalan, aturlah posisi kamera. Mungkin ingin fokus pada titik masuk utama ke rumah, halaman belakang, tempat menyimpan barang berharga atau titik yang menurut kamu mungkin sangat rentan.

Jika memiliki beberapa ponsel lama, kamu dapat mengatur beberapa kamera untuk jangkauan video yang cukup kuat.

Langkah 3: Pasang dan aktifkan kamera

Untuk memasang atau memposisikan kamera, tripod smartphone kecil atau dudukan suction cup dapat dipakai dengan baik.

Untuk memperluas bidang tampilan, pertimbangkan untuk membeli lensa sudut lebar untuk ponsel, yang dapat dibeli seharga antara US$ 5 dan US$ 20 secara online.

Streaming video sangat butuh daya, maka agar ponsel tidak cepat mati, kamu harus menempatkannya di dekat sumber daya. Kabel micro-USB atau Lightning 10 meter akan memberi fleksibilitas untuk mengisi baterai.


Standardisasi dan Validasi Teknologi