Waspada dengan Layanan DOMPETMU, Mengaku Pinjol Syariah

Logo aplikasi pinjol DOMPETMU.

Cyberthreat.id – Tawaran pinjaman online makin menggiurkan. Namun, yang dibutuhkan Anda jika tertarik oleh layanan pinjol ialah cermat dan gunakan nalar dengan tenang.

Baru-baru ini Cyberthreat.id mendapati sebuah penawaran pinjol yang dikirimkan melalui WhatsApp. Penawaran ini sungguh menarik minat siapa saja yang sedang “kepepet” butuh uang.

Nama pinjol itu “DOMPETMU”. Dalam sebuah obrolan WhatsApp dengan bagian telemarketing mereka, pinjol ini menawarkan pinjaman bisa sampai Rp 30 juta dan cair dalam waktu beberapa menit.

Syaratnya ialah peminjam harus mengirimkan uang sebesar Rp3 juta sebagai deposito. Uang ini akan diberikan kembali kepada peminjam setelah pengajuan peminjaman disetujui.

Penawaran tersebut sangat tidak lazim dibandingkan pinjol-pinjol resmi yang diizinkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Berikut ini kutipan jawaban dari petugas telemarketing apa adanya, tanpa dirapikan tata bahasanya terkait deposito:

Deposito untuk menverikasi kemampuan anda dalam pembayaran cicilan setiap bulan nya, sesuai prosedur pencairan di kontrak peminjaman yang sudah di setujuin oleh kedua belah pihak , dan pihak peminjam wajib mendeposit kan dana jaminan 10% dari nilai pinjaman untuk mendapatkan 6 digit kode pin untuk mencairkan pinjaman dan deposito jaminan dan dana pinjamannya langsung di cairkan kembali ke rekening anda,” ujar petugas telemarketing itu, Minggu (23 Januari 2022).

Oleh karena itu, perbankan meminta Anda untuk membuktikan kemampuan finansial dan kemampuan pembayaran Anda dengan mentransfer10% dari pinjaman terlebih dahulu ke rekening perbankan

Setelah Bapak/ibu melakukan deposito jaminan 10% ke Perbankan kami , perbankan kami akan memberikan Bapak/ibu 6 digit pin pencaira. Dalam waktu 10-15 menit sudah bisa Bapak/ibu tarik di rekening  pribadi.”

Petugas itu juga mengatakan alasan deposito dana ialah sebagai pembuktian bayar cicilan karena di masa pandemi banyak nasabah menunggak pembayaran. Deposito, katanya, “hanya bersifat sementara” dan “dikembalikan”.

Contoh: deposito 10% dari 30jt itu 3jt. Setelah Anda  deposito 3jt nanti pencairan dana anda total 33jt tanpa pemotongan,” katanya.

Menurut dia, uang 10 persen berupa deposito itu dikirimkan ke rekening manajer perusahaan bagian divisi pencairan. “Karena beliau akan memberikan kode 6 pin pencarian kepada anda . Dan dikembalikan semula dalam waktu 10-15 menit (huruf tebal dari penulis),” kata petugas itu.

Sebuah waktu yang begitu cepat antara 10-15 menit untuk mendapatkan uang pinjaman dengan nilai puluhan juta. Dari sinilah, kemudian Cyberthreat.id melanjutkan penyelidikan.

Mengunduh aplikasi

Untuk melihat bagaimana cara peminjaman, Cyberthreat.id pun mengunduh dan mencoba mendaftarkan diri.

Namun, Anda patut curiga sejak awal ketika petugas telemarketing menawarkan tautan unduhan. Pengembang pinjol ini menggunakan domain yang aneh dan tidak merujuk langsung pada nama DOMPETMU.

Top Level Domain (TLD) yang dipakai untuk menghosting aplikasi itu juga bukan memakai .id atau .com pada umumnya, tapi menggunakan TLD kode negara Kepulauan Kongos, sebuah wilayah luar negeri Australia yang terletak di Samudera Hindia—barat daya pulau Jawa.

Jika Anda tertarik dan membutuhkan pinjaman, Silakan klik link dan buka di browser chrome yang dikirimkan kepada anda untuk mengunduh, (DOMPETMU) APLIKASI kami di: www.vip857.cc,” tutur petugas itu.




Foto-foto: tangkapan layar Cyberthreat.id


Mengunduh aplikasi dari tautan patut Anda curigai. Apalagi dari aspek keamanan siber, unduhan seperti ini tidak disarankan karena rentan disusupi peranti lunak jahat (malware). Belum lagi situsweb yang dipakai belum dipercaya. Lebih baik mengunduh aplikasi di toko aplikasi resmi seperti Play Store atau App Store.

Ketika membuka tautan itu, desain webnya sungguh meyakinkan. Dibuat dengan sentuhan warna yang lembut, ikon-ikon yang sedap dipandang mata—terdapat tulisan “INDONESIA” dengan ikon candi-candi serta koin uang dolar.

Butuh pinjaman untuk menemukan saya. Pinjaman cepat tanpa jaminan. Pinjaman mudah setiap saat,” begitu tulisan di situswebnya.

File unduhan tersebut bernama “dompetmu1.3.9-0105.apk” dengan ukuran 12 MB. Diambil dari https://d10hlz2ijaedyj.cloudfront.net. Di aplikasi terdapat logo OJK dan AFPI.

Cyberthreat.id pun menanyakan mengapa tidak menyediakan aplikasi di Play Store? Petugas pertama mengatakan jika menaruh di Play Store “tidak ada promo ini, kami dari divisi marketing ada promo bunga hanya 0,5 persen.”

Sementara, petugas kedua yang dihubungi (bagian pencairan dana) mengatakan, “diplaystore kan ga ada pinjaman yg limit nya atas 10juta bunga nya cuma 0.5% dan tenor nya lumayan panjang kami merupakan pinjaman syariah,” kata dia yanga mengaku diri sebagai “Adhmi”.

Adhmi mengklaim bahwa layanan DOMPETMU sebagai pinjaman syariah. Tapi, di situsweb yang meng-hosting aplikasi sama sekali tidak tertera sebagai pinjaman syariah.

Cyberthreat.id pun kembali mengulang pertanyaan mengapa tidak promosi di Playstore, lalu dijawab dengan nada berbeda, seperti ini, “udah bilang pinjaman ini tdk disetujuin oleh playstore karena pinjaman gede dan bunga nya rendah. ga sesuai mdengn perusahaan lain,” ujarnya.

Ketika disinggung terkait izin OJK, dikirimkanlah dua salinan yang menunjukkan keterangan dari OJK, seperti di bawah ini:



Aplikasi tersebut diklaim berada di bawah bendera PT DOMPETMU DIGITAL INDONESIA yang beralamat di Mayapada Tower, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan. Izin usaha dikeluarkan pada 20 Mei 2019.

Dari “surat izin usaha” itu sama sekali tidak ada yang menerangkan bahwa aplikasi pinjol tersebut berlandaskan syariah.

Pemeriksaan pun kembali dilakukan melalui Cekfintech.id, platform resmi berbasis web yang dikembangkan oleh Fintech Indonesia dan AFPI. Situsweb ini menyediakan pemeriksaan terhadap nama-nama pinjol berizin dan terdaftar dari regulator seperti OJK, Bank Indonesia, dan Kementerian Kominfo.

Ketika dimasukkan kata kunci “dompetmu”, tidak ada basis data yang muncul. Padahal di aplikasi DOMPETMU, penyedia mencantumkan logo AFPI dan OJK. Untuk pinjol resmi dengan nama "dompet", hanya tersedia tiga layanan, yatiu DOMPET Kilat, Dompet Anak Bangsa (GoPay), dan DOMPET HARAPAN BANGSA (OY!).

Keraguan berikutnya juga terlihat dari alamat email perusahaan. Petugas telemarketing memberikan alamat email perusahaan: dompetmu.cs1@gmail.com. Ketika ditanya mengapa sebuah perusahaan menggunakan email gratis dari Gmail? Ia menjawab, “Jika tidak berminat pinjaman, tidak juga kami tidak masalah!”

Mendapatkan jawaban seperti itu, ditambah pemeriksaan di platform Cekfintech.id, makin meyakinkan bahwa pinjol DOMPETMU ini patut diduga rawan penipuan.

Cyberthreat.id sedang meminta tanggapan dari OJK, Kepolisian, dan Kementerian Kominfo.[]

PEMBARUAN: pukul 09.48 Cyberthreat.id mengirimkan tautan berita ini kepada petugas telemarketing dengan nomor telepon "+62 813-9209-5126" yang menggunakan nama akun "DOMPETMU_104". Selang dua menit, petugas itu memblokir nomor Cyberthreat.id. Ini ditunjukkan dengan hilangnya gambar profil dari akun itu dan tanda centang satu saat mengirimkan pesan berikutnya."