MRT Jakarta Sedang Siapkan Aplikasi Mobile

MRT Jakarta Sedang Siapkan Aplikasi Mobile
Kereta MRT | Foto: Rahmat Herlambang
Arif Rahman Kamis, 11 Juli 2019 - 18:33 WIB

Jakarta, Cyberthreat.id - Direktur Utama PT MRT Jakarta, William Sabandar, mengatakan sedang menyiapkan aplikasi untuk mempermudah akses informasi masyarakat terhadap layanan MRT. Aplikasi, kata dia, merupakan bentuk keramahan dan kenyamanan Jakarta terhadap warga Ibu Kota maupun orang yang berwisata.

"Mobile application sedang kami siapkan. Mungkin satu atau dua bulan ke depan akan kami launching," kata William di usai konferensi pers di Jakarta, Kamis (11 Juli 2019).

Berbagai informasi akan disalurkan melalui mobile application MRT Jakarta. William mencontohkan bagaimana aplikasi tersebut akan memberi tahu seorang penumpang berada di titik mana dan tujuannya kemana. Fitur itu lengkap dengan penunjuk jalan sampai file gambar dan foto.

Kemudian aplikasi juga akan memberikan kemudahan bagi penggunanya. William belum berani merinci bagaimana efektivitas dan efisiensi aplikasi tersebut, tapi yang pasti semua informasi valid terkait MRT Jakarta berasal dari aplikasi.

"Aplikasi ini termasuk menggunakan medsos. Itu akan kami sinkronkan dengan efektifitas medsos sehingga masyarakat berhak mendapatkan informasinya."

 

 Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara PT MRT Jakarta dengan ITDP dilakukan oleh Direktur ITDP wilayah Asia Tenggara Yoga Adiwinarto (kedua dari kiri) dan Direktur Utama MRT Jakarta  William Sabandar (ketiga dari kiri) | Foto: Arif Rahman/Cyberthreat.id

 

Reclaiming The Street

Direktur Institute for Transportation and Development Policy (ITDP) wilayah Asia Tenggara, Yoga Adiwinarto, menyebut sosialisasi dan kampanye sangat krusial dalam menyebarkan pemahaman dan pengetahuan terkait MRT.

ITDP bersama MRT Jakarta telah menandatangani MoU, sebuah studi untuk meningkatkan interkoneksi MRT dengan transportasi lain seperti bus, taksi dan ojek online.

Salah satu tujuannya mengajak masyarakat menggunakan transportasi MRT ketimbang kendaraan pribadi.

Studi tersebut, kata dia, akan menggali masalah dan menerima masukan dari masyarakat yang diwujudkan dalam aksi nyata. Misalnya bagaimana jalan menuju stasiun MRT mengutamakan pejalan kaki dan pengguna sepeda sehingga dibangun lah fasilitasnya.

Yoga menyebut studi tersebut dengan Reclaiming The Street.

"Ini kan butuh saluran informasi untuk disebar ke masyarakat. Nah, media sosial punya peranan penting karena semua orang punya akun. Kemudian ditambah dengan aplikasi, tentunya banyak informasi yang bisa dikumpulkan nantinya untuk mempermudah hidup kita," ujar Yoga.

#MRT   #Jakarta   #aplikasi   #mobile   #

Standardisasi dan Validasi Teknologi