Ini Indikasi Perusahaan Sudah Mulai Transformasi Digital

Ini Indikasi Perusahaan Sudah Mulai Transformasi Digital
Ilustrasi | Foto: Freepik
Eman Sulaeman Kamis, 11 Juli 2019 - 17:28 WIB

Jakarta,Cyberthreat.id – Sejumlah kalangan yang bergerak di dunia Information Communication, and Technology (ICT) menilai, transformasi digital adalah sebuah keharusan bagi perusahaan maupun pebisnis di era yang serba digital saat ini.

Model bisnis konvensional, dinilai bakal ketinggalan, dan tidak mampu bersaing dengan perusahaan-perusahaan yang mampu melakukan transformasi digital.

Namun, pengertian tentang transformasi digital, kadang sumir, dan subjektif. Namun setidaknya, ada beberapa indikator yang menggambarkan tentang transformasi digital tersebut.


 Enterprise Sales Director PT Link Net Tbk., Agung Satya Wiguna mengatakan, secara umum, transformasi digital, dapat dilihat dari inisiatif perusahaan yang sudah mulai melakukan digitalisasi proses bisnisnya, supaya lebih efisien dan efektif.

“Bisa dilihat dari proses bisnisnya yang sudah mulai melakukan digitalisasi. Tujuannya supaya efisien dan efektif. Contohnya, perusahaan media sekarang, khusunya yang masih menggunakan print out. Itu mereka sekarang sudah mulai tarus di web, dalam bentuk digital, e-paper. Nah itu, artinya mereka sudah mulai melakukan proses transformasi digital,” kata Agung di Jakarta, Kamis, (11 Juli 2019).

Indikator lainnya, lanjut Agung, perusahaan atau bisnis sudah mulai masukan ICT ke dalam visi-misi perusahaan. Merka sudah mulai concern, dari fungsi sale ke digital. “ Memang tidak semua fungsi, tetapi ada sebagian fungsi yang sudah mulai digital,” tambah Agung.

Tak hanya itu, indikator selanjutnya, perusahaan mulai menyadari untuk melakukan outsource fungsi digital-nya ke partner bisnis. Misalnya menempatkan layanan di cloud, memanfaatkan data center, dan menjalin partnet dengan perusahaan-perusahaan yang memang bergerak di ICT.

“Itu indikator secara umum yah. Namun, pasti pengertian transformasi digital itu, sangat tergantung pada proses yang dijalankan,” pungkas Agung.

 

 

 


Standardisasi dan Validasi Teknologi