Google Play Protect Bobol, Ada 56 Aplikasi Terinfeksi Tekya

Sebanyak 56 aplikasi di Google Play Store terdeteksi sebagai keluarga perangkat lunak jahat (malware) auto-clicker yang dijuluki Tekya.

Hore! Apple Kini Blokir Cookies Pihak Ketiga di Safari

Kini para pengiklan dan perusahaan analitik online tidak dapat lagi menggunakan file kuki peramban untuk melacak pengguna saat mereka mengunjungi berbagai web.

Amerika Geser Iran, Google Bikin Laman Khusus Covid-19

Amerika Serikat mengalami lonjakan kasus positif Covid-19 dan berada di urutan ketiga setelah Cina dan Italia dengan 46.447 orang terinfeksi.

Efek Work From Home, Google Tunda Update Chrome 81

Penundaan terjadi karena Google telah menerapkan work from home untuk sebagian besar karyawan sehingga jam kerja dan metode bekerja disusun ulang

Karyawan Dirumahkan, Raksasa Teknologi Ingatkan Kesalahan AI

YouTube, Facebook, dan Twitter mengingatkan soal kemungkinan kesalahan penghapusan konten melanggar yang dilakukan secara otomatis.

Trump Umumkan Darurat Corona, Google Bikin Tes Online

Wakil Presiden AS Mike Pence mengatakan tanggal peluncuran situs web akan diketahui pada Minggu malam.

Setelah Facebook, Google Juga Larang Sementara Iklan Masker

Sejauh ini, belum ada batas waktu sampai kapan larangan iklan penjualan masker wajah akan diberlakukan.

Kurangi  Risiko Corona, Karyawan Google Kerja dari Rumah

Gara-gara wabah penyakit corona baru (Covid-19), Google merekomendasikan semua karyawannya di Amerika Utara untuk bekerja dari rumah.

Google Indonesia Larang Iklan Jamu Klaim Tangkal Corona

Obat-obatan tradisional yang mengklaim dapat mencegah maupun mengobati virus corona dinyatakan sebagai hoax

AV-Test: Google Play Protect Terburuk Deteksi Malware

Google Protect selama ini dikenal sebagai fitur keamanan di Android yang diklaim mendeteksi malware atau aplikasi jahat lain yang bersembunyi di Play Store.

Mengapa Google Hapus Aplikasi Pendeteksi Corona Punya Iran?

Berdasarkan analisis APK aplikasi, aplikasi tersebut bukan Trojan atau spyware jahat, kata seorang peneliti ESET

Ini Penyebab 2FA Google Authenticator Diterobos Cerberus

Februari lalu, Cerberus mengagetkan dunia keamanan siber lantaran malware ini mampu mencuri kode 2FA sekali pakai dari Google Authenticator.

Satu Miliar Pengguna Android Rentan Disusupi Malware

Ponsel Android yang berisiko menjadi target serangan umumnya berumur tiga tahun dan menjalankan OS Android versi 7.0 ke bawah.

BCA Siapkan OTP Berbasis Aplikasi ala Google Authenticator

Executive Vice President BCA, Lukman Hadiwijaya, mengatakan untuk memperketat keamanan, OTP harus digabungkan dengan aplikasi, tidak hanya melalui SMS saja.

WhatsApp Siapkan Pengunci Data Cadangan di Google Drive

Data cadangan di luar ponsel, dapat membuat Anda mengakses kembali percakapan di WhatsApp jika sewaktu-waktu Anda mengganti perangkat baru atau ponsel hilang.

Fitur Pengenalan Suara di Smartphone Bisa Diretas

Gelombang ultrasonik dapat merambat melalui permukaan berbagai padat untuk mengaktifkan sistem pengenalan suara di smartphone tanpa disadari korban

Pakistan Tunda Penerapan UU Media Sosial

Setelah mendapat kecaman dari Koalisi Internet Asia (AIC), pemerintah Pakistan menunda penerapan undang-undang media sosial dan tengah mengkaji kembali.

Paus, IBM, dan Microsoft Serukan Pengembangan Etis Algoritma

Francis memperingatkan tentang bahaya AI yang digunakan untuk mengekstraksi data untuk tujuan komersial atau politik, seringkali tanpa sepengetahuan individu.

Raksasa Medsos Ancam Tinggalkan Pakistan Gara-gara UU

Facebook, Google, dan Twitter 'memberontak' terhadap regulasi sensor ketat yang akan diterapkan Pakistan melalui UU

Malware Baru di Android Mencuri 2FA Google Authenticator

Fitur baru Cerberus trojan ini akan membahayakan banyak akun media sosial, email, profil e-shopping, dan lainnya

Standardisasi dan Validasi Teknologi