Perkuat Keamanan Siber Sektor Industri, BSSN dan PT INKA Launching CSIRT
Cyberthreat.id - Deputi Bidang Keamanan Siber dan Sandi Perekonomian BSSN Slamet Aji Pamungkas meresmikan INKA CSIRT yang dilaksanakan di Kantor PT INKA Madiun, Jawa Timur pada Selasa (16/1/2024).
Peresmian itu ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Pamungkas bersama Direktur Pengembangan PT INKA Roppiq Lutfi Azhar. Turut hadir pejabat dan staf PT INKA dan BSSN.
Direktur Pengembangan PT INKA dalam sambutannya menyampaikan bahwa PT INKA mempunyai rencana strategis teknologi informasi, salah satunya yakni pembentukan CSIRT.
“CSIRT secara bertahap dan berkelanjutan akan terus dikembangkan, karena CSIRT ini menjadi tolak ukur ketangguhan perangkat teknologi informasi yang kami miliki khususnya terhadap adanya gangguan atau serangan siber,” ucapnya.
Selanjutnya Roppiq mengucapkan terima kasih kepada BSSN karena perjuangan mendapatkan sertifikat ini tidak mudah dan sudah disiapkan sejak tahun 2022.
“Tentunya ini kebanggaan bagi kami, karena kami bisa mengukur dimana tinggkat kesiapan dan ketangguhan sistem teknologi informasi yang sedang kami kembangkan,” ujarnya.
Ke depannya tantangan teknologi informasi penuh dinamika terhadap kepentingan di skala industri yang bisa memunculkan gangguan dan serangan siber.
“Kita pernah mendapatkan serangan siber selama tiga hari, kita lumpuh dań data kami masih terlindungi dengan baik, dan saat itu serangan belum teridentifikasi dengan baik,” tegasnya.
Roppiq menambahkan semoga dengan launching ini bisa lebih aware lagi dań mengukur apa saja yang dibutuhkan.
Sementara itu, Deputi Pamungkas menyampaikan bahwa BSSN saat ini mendapatkan penugasan terkait percepatan transformasi digital pemerintah. Keterlibatan dari kementerian/lembaga ini terkait dengan Pembentukan Government Technology (GovTech) dan Penguatan Digital ID, serta optimalisasi Government Cloud sebagai ekosistem pusat data nasional.
Pamungkas menambahkan bahwa percepatan transformasi digital diperlukan dalam rangka mendukung implementasi ekonomi digital sesuai dengan target Indonesia Emas 2045, harapannya indonesia masuk 5 besar perekonomian global.
“Dukungan ekonomi digital sebagai salah satu tulang punggung perekonomian nasional,” ucapnya.
Ia juga mengatakan bahwa ekonomi digital ada beberapa pilar, salah satunya keamanan siber.
“Ekonomi digital harus diamankan, karena kalau tidak diamankan bisa menjadi bencana, untuk itu kami berharap PT INKA bisa menyesuaikan percepatan ekonomi digital dan harus beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan melakukan transformasi digital,” ucapnya.
Selanjutnya acara diisi paparan terkait pengelolaan CSIRT oleh Farosa selaku Plt. Direktur Keamanan Siber dan Sandi Industri BSSN serta Tri Wahyudi selaku Ketua Tim Asistensi CSIRT Sektor Industri.
BSSN berharap pembentukan CSIRT INKA ini sebagai langkah awal antisipasi serangan siber dan merupakan kesiapsiagaan pengelolaan insiden siber. Ke depan, pengembangan CSIRT INKA bisa dilakukan dengan peningkatkan awareness melalui literasi, sosialisasi, dan pelatihan keamanan siber.[]