Bill Gates Sebut ChatGPT Akan Mengubah Dunia

Wajah kartun Bill Gates. Foto: etsy.com

Cyberthreat.id – Bill Gates, salah satu pendiri Microsoft, menyebut bahwa ChatGPT yang dikembangkan OpenAI sama pentingnya dengan penemuan internet.

Ia mengatakan hal itu kepada harian bisnis Jerman, Handelsblatt, dalam sebuah wawancara yang diterbitkan pada Jumat (10 Februari 2023).

"Sampai sekarang kecerdasan buatan bisa membaca dan menulis, tapi tidak bisa memahami isinya," ujar Gates, dikutip dari Reuters.

Namun, "Program baru seperti ChatGPT akan membuat banyak pekerjaan kantor lebih efisien dengan membantu menulis faktur atau surat. Ini akan mengubah dunia kita," ia menambahkan.

ChatGPT, dikembangkan oleh perusahaan AS OpenAI dan didukung oleh Microsoft Corp,  telah dinilai sebagai aplikasi konsumen dengan pertumbuhan tercepat dalam sejarah.

Sejak kemunculan mesin pintar itu, pengembangan chatbot serupa melonjak di China. Bahkan, sebagian perusahaan teknologi di China mengadopsinya, hanya saja, OpenAI membatasi pengguna di sejumlah negara, seperti China, Iran, Rusia, dan sebagian Afrika. (Baca: Pengguna di China, Iran, dan Rusia Tak Bisa Pakai ChatGPT)

Pada 1 Februari lalu, Reuters melaporkan, chabot tersebut diperkirakan telah mencapai 100 juta pengguna aktif bulanan pada Januari—hanya dua bulan setelah diluncurkan, menurut laporan UBS, perusahaan investasi dan perbankan Swiss.

Laporan tersebut, yang mengutip data dari perusahaan analisis Similarweb, menyebutkan, rata-rata sekitar 13 juta pengunjung unik telah menggunakan ChatGPT per hari pada bulan lalu, lebih dari dua kali lipat sepanjang Desember 2022.

Bayangkan, aplikasi TikTok butuh sekitar sembilan bulan setelah peluncuran globalnya untuk mencapai 100 juta pengguna, sedangkan Instagram butuh 2,5 tahun untuk mendapatkan jumlah serupa, menurut data Sensor Tower.

OpenAI membanderol biaya langganan platformnya sebesar US$20 per bulan meski sejauh ini chatbot masih bisa dipakai secara gratis untuk hal-hal terbatas.

Januari lalu, Microsoft mengumumkan investasi miliaran dolar lagi di OpenAI dalam bentuk uang tunai dan penyediaan komputasi awan. OpenAI adalah startup yang dibangun sekitar empat tahun lalu dengan nilai sebesar US$1 miliar oleh Microsoft bersama Elon Musk dan Investor Sam Altman.[]