Debat Caketum Diharapkan sebagai Tradisi Baru Munas APJII Berikutnya
Cyberthreat.id – Berbeda dengan Musyawarah Nasional Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) yang digelar tahun-tahun sebelumnya, panitia munas kali ini mengadakan debat para calon ketua umum (caketum).
“Ini agenda baru dan tidak ada di munas sebelumnya,” ujar Ketua Election Committee Munas XI APJII, Priyo Suyono, dalam sambutannya di acara “Debat Caketum APJII 2021-2024” yang disiarkan langsung melalui saluran YouTube Sekretariat APJII, Minggu (26 September 2021) malam.
Menurut Priyo, ada tiga alasan mengapa panitia Munas XI APJII kali ini menyelenggarakan debat para caketum.
Pertama, dengan anggota APJII yang mencapai 500 perusahaan, penyelenggaraan debat caketum akan memudahkan para anggota memilih. “Yang mungkin bingung kita harus memilih siapa—karena enam orang itu teman kita—tapi ketika debat ini dilakukan, saya dan anggota akan semakin mantap menentukan pilihan,” ujar Priyo.
Kedua, jika dalam pemilihan sebelumnya, biaya yang dikeluarkan caketum cukup besar karena harus melakukan roadshow ke 13 wilayah dan melakukan banyak pertemuan, debat diadakan sebagai cara anggota melihat bagaimana caketum menyampaikan visi-misi dan komitmennya untuk APJII.
Ketiga, debat caketum bisa menjadi tradisi Munas APJII berikutnya. “Ini semoga menjadi tradisi baru di munas-munas berikutnya. Tiga itulah yag melatarbelakangi kami menyelenggarakan debat ini,” ujar dia.
Selain itu, ia menambahkan kesempatan debat akan menjadi dokumentasi bagi masing-masing kandidat. Karena pada pemilihan caketum sebelumnya, jika ada kandidat yang tidak terpilih, begitu mudah dilupakan di tahun-tahun berikutnya, tapi, “Dengan adanya debat, maka kita tidak akan melupakan ini—ini debat pertama di APJII—tapi kemampuan teman-teman dalam berdebat akan menjadi kenangan dari para anggota, dan mungkin di kesempatan ke depan, hal ini bisa menjadi modal untuk teman-teman,” ujar Priyo.
Sementara, Ketua Steering Committee Munas XI APJII, Valens Riadi, menambahkan, munas kali ini juga pertama kali dihadirkan secara online dan offline karena dengan mempertimbangkan kondisi pandemi Covid-19.
“Anggota munas kali ini lebih besar dari munas sebelumnya. Kami menerima sampai 500 peserta, ditambah 200 peserta dari IDNIC. Jadi, ada 700 perserta munas,” ujarnya.
Acara debat yang dipandu Aviani Malik, presenter MetroTV, tersebut menghadirkan enam caketum yang berkompetisi untuk menjalankan program asosiasi selama tiga tahun ke depan, antara lain (sesuai nomor urut):
- Ayatullah Pascka P Salim (PT Juragan Online Solusi)
- Agus Supriyadi (PT Java Online)
- Zulfadly Syam (PT Bali Ning)
- Muhammad Arif Angga (PT Garuda Prima Internetindo)
- Mangara Parpulungan Peranginangin (PT Medianusa Permana)
- Parlin Pasaribu (PT Wave Communication Indonesia)
Hadir tiga panelis dalam debat tersebut, antara lain Semuel Abrijani Pangerapan (Dirjen Aptika Kemenkominfo), Sylvia W Sumarlin (Ketua Umum APJII 2006-2009), dan Sanjaya (Sekjen APJII 1999-2001).[]