Fitur Baru Ini Bisa Cegah Hacker Hapus Konten Instagram yang Diretas

Ilustrasi

Cyberthreat.id - Instagram baru saja memperkenalkan fitur baru yang disebut "Recently Deleted" atau "Baru Dihapus". Selain untuk memudahkan Anda mengembalikan konten yang telah dihapus, fitur ini juga dapat mencegah hacker menghapus konten Instagram jika sewaktu-waktu akun Anda diambil alih peretas.

Diketahui, peretas yang mengambil alih sebuah akun Instagram, apalagi jika banyak followernya, biasanya akan menghapus konten di akun itu, untuk dipakai ulang. Bisa untuk lapak jualan, atau kepentingan lain.

Yang bikin apes, jika akunnya bisa diambil kembali dari tangan hacker, tapi kontennya sudah duluan dihapus oleh si hacker. Apalagi jika konten yang dihapus itu sebelumnya dipakai untuk bisnis atau menyimpan foto keluarga. Jika itu terjadi, kesalnya tentu bisa naik ke ubun-ubun, bukan?

Nah, dengan fitur baru ini, Instagram akan memverifikasi bahwa yang ingin mengakses fitur itu adalah pemilik yang sah.   

"Kami tahu peretas terkadang menghapus konten ketika mereka mendapatkan akses ke akun, dan hingga sekarang orang tidak memiliki cara yang mudah untuk mendapatkan kembali foto dan video mereka. Mulai hari ini, kami akan meminta orang untuk memverifikasi terlebih dahulu bahwa mereka adalah pemegang akun yang sah saat hendak menghapus atau memulihkan konten secara permanen dari "Baru Dihapus," tulis Instagram dalam pengumuman di situsnya, 2 Februari 2021.

Fitur ini mirip dengan "recently deleted" yang ada pada iPhone. Ya, ini adalah sebuah folder khusus yang mengumpulkan data berupa foto atau video yang telah dihapus. Jika sewaktu-waktu berubah pikiran, pengguna bisa mengembalikannya ke galeri dalam batasan waktu tertentu.

Untuk Story Instagram yang telah dihapus, akan disimpan di "recently deleted" selama 24 jam. Sementara untuk konten lain seperti foto,  video, reels, dan IGTV akan disimpan selama 30 hari, sebelum otomatis dihapus permanen oleh Instagram.

Untuk mengakses fitur ini, pengguna bisa masuk lewat menu Pengaturan > Akun > Baru Dihapus. Dari sana, selama 30 hari itu, pengguna bisa memilih apakah benar-benar ingin menghapus permanen atau memulihkan kembali kontennya seperti sedia kala.  

Bagaimana, apakah fitur ini berguna untuk Anda? []